Senin, 13 Juli 2009

abang none jakarta utara 2009


'pemilihan abang none'
i do really know that many people still thinking that this is just like an usual beauty-pageant contest. which included by many silly people who want to actualize their self and feel hyper-proud if they can reach a predicate as ABANG or NONE.

ya,gw juga bepikir begitu (sebelumnya)

saat seleksi,gw melihat ratusan anak muda rela ngantri wawancara sampe hampir jam 2 malam..
lalu memang nya apa sih yg mereka cari?dan apa yang gw cari?
jujur,gw juga gak tau apa yg gw cari. sampe akhirnya gw berhasil masuk didalamnya.
saat proses karantina gw bener2 bingung dengan tujuan gw dikontes ini. mau menang?enggak. berkompetisi?enggak. pengen melestarikan budaya betawi?boro-boro.

ya,gw salah satu sample finalis yg mungkin paling sombong. sombong dalam arti gw gak mau meleburkan 100% effort gw dikontes ini.
tapi after all this time. gw sudah sangat mengerti. abang none bukan sekedar kontes kecantikan untuk pijakan seseorang menjadi pemain sinetron, abang none bukan pemilihan konyol yg sok-sok bertameng beauty-brain-behaviour. tapi abang none adalah suatu penyadaran buat gw bahwa aspek-aspek manusia yaitu budaya itu indah. manusia yang menciptakan suatu budaya,tetapi manusia sendiri juga yg meninggalkan budayanya.

basi mungkin,tapi gw menjadi sangat mencintai budaya betawi. budaya yg sangat kaya karena asimilasi dan akulturasinya yg serasi menjadi suatu kesatuan. lucu,tidak monoton,penuh arti,dan pastinya:unik.

selain itu gw belajar banyak dari sosok none. salah satu senior abnon gw pernah bilang,sosok none adalah sosok perempuan muda betawi yg ceria,selalu senyum,cerdas,peduli,dan bisa membawa dirinya dengan baik. well,it sounds gorgeous,right?. gw masih belajar banyak dari sosok none tsb. dari hal yang paling dasar:tersenyum dan peduli :)

tidak ada 'mantan' abang ataupun 'mantan' none, sekali seorang sudah mempunyai predikat itu,itu akan melekat terus. kenapa? karena diharapkan seorang abang none tidak hanya akan menjaga,mencintai,mempromosikan budaya betawi hanya setahun saja sesuai kontrak diatas materai. tetapi untuk waktu yang tidak terhingga. once you love something, it will lasts forever.
dan yang lebih dari itu gw jadi mengenal 15 besar finalis,mahasiswa-mahasiswa berbakat yang punya setumpuk potensial competitive advantage,pintar,cantik,ganteng,good public speaker,dan yang paling penting: mereka semua mempunyai 110% semangat untuk mencintai dan menjaga budayanya.

apakah gw bangga menjadi bagian dari ini?
ya gw bangga. kami semua bangga. karena kami punya kesempatan untuk 'disadarkan' bahwa kami hidup dikota yang mempunyai segudang keunikan dan sejarah yang sangat tidak etis untuk ditinggalkan,bahwa setiap orang punya sesuatu keunggulan bersaing yang sangat berharga untuk diexplore,semakin baik dia mengexplore dirinya dia juga akan lebih bermanfaat untuk orang disekitarnya :)

5 komentar:

  1. ternyata kamu abnon yah? jujur,tahun 2007 aku sempet ikut daftar jakarta barat tapi gk lolos jd finalis. adikku yg perempuan juga. aku denger tahun 2009 peminat utara plg banyak ya. brati kmu hebat bisa lolos. keep your good work,none :)

    BalasHapus
  2. i want to know you for more. can i,miss? sorry if i disturb you

    BalasHapus
  3. hai none. gue suka tulisanlo. beberapa taun lalu gw jadi salah satu abang kepulauan seribu. dan bener, gue merasakan hal yang sama yg lo bilang. betawi itu unik. konsep budaya ringan tapi sarat arti.. like roti buaya's source of meaning!i bet you understand that ;p

    BalasHapus
  4. fabian: you already know me for more by reading my blog. thank you anyway :)
    hadi: hai bang. of course i understand. buaya adalah binatang paling loyal dengan pasangan. dia akan membuahi hanya satu betinanya. makanya gw kurang setuju knapa ada lagu buaya darat.haha

    BalasHapus