Kamis, 10 September 2009

cerita tentang sebuah rumah

saya mengingat tentang sebuah rumah. warna catnya krem muda. bertingkat dua. tidak terlalu istimewa. dengan dapur dipojoknya yang penuh dengan binatang binatang seperti tikus dan kecoa.
pertama kali melihat rumah itu saya tidak berpikir apa-apa. saya hanya tau bahwa mungkin dalam beberapa lama saya akan menetap disana. menghabiskan waktu saya sebagai mahasiswa yang tidak beruntung. karena memiliki rumah yang sangat jauh dari kampus saya yg berada di daerah perbatasan jawa barat dan jakarta. saya mendapat kamar paling depan. langsung didepan pagar. kamar itu tidak lebar. sanagat standar. saya sempat protes mengapa harganya mahal dan saya tidak mendapat benefit sesuai cost yang telah saya keluarkan. tapi tak apalah. apa artinya sebuah kamar?
tapi saya salah.
saya mendapatkan sesuatu unik diluar batas pemikiran saya. absurd tapi indah.
saya mengenal 3 manusia luar biasa. luar biasa kebodohan dan ketololalannya,saya sempat berasumsi mereka mengalami reterdasi otak yg sangat akut.

D:
saya menyukai pemikirannya. cerdas. tanpa basa-basi. pemikirannya ada diluar kotak. walau kadang menembus batas norma norma yang ada. perannnya terlihat sangat antagonis. padahal menurut saya dia manusia super baik dan super tulus. iya adalah iya. dan tidak akan selalu tidak. dia tidak mempunyai tekanan untuk menjadi palsu agar dapat diterima. dia apa adanya. dan keapa adaannya sangat luar biasa. dia agak memiliki masalah dengan kerajinan dan pengendalian akan moodnya. jangan pernah mengganggu dia saat moodnya berantakan. karena dia akan membuatmu berantakan.

T:
sebenarnya saya sudah mengenalnya lama. sejak sma. tapi saya mempunyai persepsi sendiri tentang dia sebelumnya yang terjadi kebalikan dari kenyataannya. tapi diluar dari keanehannya yang luar biasa. dia tetap istimewa menurut saya. si perempuan cantik yang mempunyai visi tentang hidup,agama,jodoh,dan prinsip-prinsip sederhana dengan makna yang sangat besar. saya ingat,waktu saya mengalami kesedihan luar biasa karena masalah yang biasa,dia menasihati saya dengan kata-kata: 'gis apa yg lo tanam itu apa yg lo tuai.. semua yg udah lo lakuin pasti akan dibayar kok,walau bukan dia yg akan ngebayarnya,orang lain..' dan kata2nya jelas terbukti sekarang..

M:
saat disampingnya saya selalu merasa hidup sangat menyenangkan. entah kenapa saya selalu nyaman jika berlama-lama dengannya. jika setumpuk ujian dan tugas didepan mata dan saya sudah penat teramat sangat saya pasti menghampirinya.sekedar menyapa dan berkomentar tidak lazim dengannya sudah membuat saya tertawa terbahak bahak dan itu cukup menyegarkan otak saya. tidak terhitung dosa saya kepadanya. tapi dia terlalu baik untuk terus berada di tempat yg sama. selalu tersenyum pastinya..


kalian ingat kan saat kalian memberi saya hadiah konyol yang kalau kita pikir2 lagi, SANGAT TIDAK LAZIM diberikan oleh mahasiswa (yg katanya) universitas terbaik di Indonesia. kado itu kalian berikan saat saya berada dititik dmana saya tidak bisa mengontrol kesedihan karena semua yg sudah terjadi. ya kalian memberi warna,memberi senyuman dittengah air mata yg saya pelihara ditiap malamnya.

kalian ingat kan dimana kita berkumpul tiap malam di kamar yg itu itu saja. bercerita. tertawa. mengumpulkan dosa. berfoto dengan segala gaya. saling menghina. tertawa lagi. tertawa lagi. dan selalu tertawa. ya, kalian berartikan tawa untuk saya. segala macam hal yg sangat biasa bisa kita tertawakan. kita terlalu sama,terlalu sejiwa dalam hal yang menyangkut dengan tawa.

tapi tawa itu sekarang semakin langka kami lakukan. saya ingin mempertahankan waktu. tetapi saya tidak bisa. itu diluar batas saya sebagai seorang biasa.

waktu berjalan terlalu cepat.

waktu terus berjalan dan waktu tidak bisa bertoleransi.

apapun yang telah waktu lakukan saya sangat berterima kasih atas semua. atas kesempatan mengenal dan menghabiskan waktu saya dengan mereka. mereka yg selalu memberi warna. mengubah hal biasa menjadi sangat luar biasa.

kami sekarang masih berjalan bersama ditempat yang berlainan, berjuang sendiri-sendiri dengan hal-hal : magang,praktikum,paper,seminar,skripsi. hanya itu yg sedang kami perjuangkan untuk tiba di titik yang sama.
insya Allah.. dibalairung universitas indonesia.
agustus,2010.

terima kasih mita,dayen,tya.
saya sayang kalian :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar